Category Archives: LCD

Seri terbaru monitor TV diperkenalkan Asus. Monitor TV seri T1 diklaim sebagai monitor terbaik yang mampu memutar keping full HD BLu-ray untuk hiburan dan pengalaman kerja yang terbaik. Di samping itu, turut mengusung pula feature TV tuner built-in, memungkinkan pengguna untuk menonton saluran digital (DVB-T) dan analog (PAL/SECAM) dan menikmati semua fungsi standar TV di Eropa. Seri T1 juga mengunggulkan surround sound dengan sepasang speaker 7-watt. Ditambah dengan port I/O yang akan memenuhi bermacam-macam kebutuhan konektivitas dan teknologi eksklusif Asus, Splendid Video Intelligence untuk reproduksi warna yang spektakuler. Untuk di rumah, Asus seri T1 mampu menghadirkan hiburan full HD dengan konektivitas yang tanpa batas. Apalagi ditambah dengan remote control pintar, sehingga memungkinkan pengguna untuk mengubah pengaturan dengan cepat dan mudah. Tak hanya untuk hiburan di rumah, untuk bekerja pun Asus Monitor T1 cukup friendly. Menawarkan performa sempurna untuk menjelajah web, membuat e-mail, menyunting dokumen dan pekerjaan kreatif. Performa visual yang…

Read more

Meneruskan deretan monitor terbarunya, LG merilis Flatron W1953S yang merupakan anggota baru seri W53 dan menemani seri sebelumnya, W52TE. Seperti saudaranya, seri W53 ini tetap mengunggulkan konsumsi dayanya yang rendah. Selain itu, LG berusaha menampilkan desain yang sederhana namun tetap memiliki sentuhan yang mewah. Ini terlihat dari balutan warna hitam mengilap dan panel navigasi yang merupakan panel sentuh. Penampilan kian menarik karena panel tersebut dihiasi lampu berwarna merah yang turut serta menjadi nilai tambah untuk penampilannya.

Flatron W1953S-PF memiliki format layar lebar dengan ukuran 18,5 inci dan resolusi 1360×768 pixel. Ukuran ini mungkin kurang umum, namun sebenarnya mendukung aspect ratio 16:9 yang belakangan kian populer itu. Ini berbeda dengan monitor generasi sebelumnya yang memiliki aspect ratio 16:10.

Read more

Seiring dengan terus berkembangnya teknologi, monitor LCD kini bukan lagi menjadi sebuah barang mahal. Ini terbukti dengan semakin menjamurnya monitor LCD berlayar cukup lega dan tentunya dengan harga yang juga terjangkau. Salah satunya Samsung yang turut meramaikan pasar LCD terjangkau ini, dengan salah satu produknya SyncMaster 943SNX. Yang cukup menyita perhatian dari produk ini adalah desainnya. Selain berpenampilan mengilap, di sudut kanan bawah monitor terdapat panel pengaturan monitor yang menggunakan panel sentuh. Cukup menarik memang. Jadi untuk melakukan pengaturan, pada monitor ini hanya diperlukan sentuhan sederhana pada simbol yang ingin ditekan.

Read more

Kali ini LG kembali melakukan inovasi untuk jajaran monitor LCD mereka dengan memasukkan unsur peduli lingkungan pada seri Flatron W2252TE. Sekilas produk ini amat mirip dengan seri sebelumnya (model W2252TQ) termasuk dalam sederetan spesifikasinya. Namun pada seri W2252TE ini, LG sengaja membuatnya menjadi lebih hemat listrik. Pasalnya, perangkat ini hanya mengkonsumsi listrik sebesar 22 watt saja, sekitar 50% lebih rendah dari monitor LCD umumnya di kelas yang sama. Untuk pemakaian jangka panjang, monitor seperti ini jelas akan mengurangi tagihan listrik Anda.

Read more

Rupanya monitor LCD dengan dukungan resolusi Full-HD pelan namun pasti mulai bermunculan. Contohnya seperti seri F22 dari AOC ini. Resolusi Full-HD sendiri menawarkan detil yang tinggi, yang sementara ini telah dipenuhi oleh film berformat Blu-ray. AOC F22 sendiri menjadi salah satu pilihan LCD dengan kompatibilitas Full-HD progresif yang menawarkan resolusi video tertinggi untuk ukuran layar 22”, meskipun panjang diagonal monitor ini ternyata hanya sekitar 21,5”.

Read more

Kemajuan teknologi monitor LCD dewasa ini sangat pesat, terutama bagi pecinta monitor LCD berlayar besar. Bagi anda para pengguna Apple iMac, mungkin senada dengan perkataan orang bijak: “Brilliant. In more ways than one”. Dengan Apple LED Cinema Display 24″ MB382ZP/A, para pengguna Apple dapat menikmati sajian visual yang berbeda dari sebelumnya. Apple mengklaim sebagai perusahaan pertama yang menggunakan LED (Light Emmiting Diode) untuk seri Apple Cinema Display ini, dimana teknologi LED ini berada satu tingkat diatas teknologi LCD biasa karena LED mampu menghasilkan grafis yang lebih tajam namun lebih hemat daya dibandingkan dengan LCD. Tidak tanggung-tanggung, Apple Cinema Display terbaru ini berukuran 24 inchi.

Telah lebih dari empat tahun sejak Apple mengeluarkan monitor LCD terakhirnya untuk desktop yang berukuran 30 inchi yakni Cinema HD Display. Disertai dengan hadirnya ukuran 20 dan 23 inchi pada saat itu, Apple ikut mengakhiri penggunaan Apple Display Connector dan diganti dengan menggunakan standar koneksi DVI. Untuk Apple Cinema Display terbaru ini, Apple mempergunakan teknologi terbaru mereka yakni Mini DisplayPort yang kontroversial karena digunakan dan tersedia hanya pada produk Apple (Mini DisplayPort didasarkan kepada teknologi DisplayPort yang dikembangkan oleh VESA).

Read more

Anda yang menggunakan monitor terutama LCD berukuran besar bisa memanfaatkan monitor tersebut untuk menonton TV. Ini dimungkinkan dengan adanya perangkat tambahan seperti TV tuner eksternal. Contohnya seperti produk dari Telebit ini. Telebit yang belum lama ini mulai menghadirkan jajaran TV tunernya telah menawarkan alternatif menarik yaitu sebuah TV tuner. TV tuner ini memang diperuntukkan untuk digunakan pada monitor jenis LCD, khususnya yang berukuran besar. Mengapa demikian? Karena resolusi maksimal yang mampu dicapainya adalah sebesar 1680×1050 pixel sehingga akan optimal jika dipasangkan dengan monitor layar lebar tersebut, misalnya pada monitor LCD berukuran 22 inci ke atas. Meskipun demikian, tentu saja monitor CRT pun bisa dipasangkan dengan perangkat ini.

Telebit LCD TVBOX menggunakan adaptor sebagai pemasok dayanya. Sebagai penghubung ke perangkat lain, disertakan koneksi input-output analog, baik untuk video maupun audio. Input video memungkinkan perangkat ini dihubungkan ke perangkat multimedia lain seperti VCD/DVD Player, camcorder, sampai perangkat konsol game. Sementara port input VGA bisa digunakan jika Anda ingin menghubungkan perangkat ini menggunakan PC. Jadi monitor yang ada bisa difungsikan sebagai penampil PC dan TV tuner secara bersamaan. Juga tersedia port input untuk menyalurkan suara dari perangkat lain (seperti camcorder) saat dihubungkan ke perangkat TV tuner ini. Meski hanya menggunakan speaker stereo standar, paling tidak, Anda tidak perlu menggunakan daya listrik tambahan untuk sekadar menyimak suara dari perangkat lain. Namun demikian, jika diperlukan, perangkat ini juga menyediakan port output audio untuk menyalurkan suara dari perangkat ini ke speaker eksternal tambahan.

Read more

Salah satu merek ponsel terkenal sering merilis seri baru meskipun acapkali seri barunya tidak memiliki banyak fitur berbeda. Begitu pun seri Flatron W1941S dari LG ini. Model ini merupakan penerus seri W1942S yang sama-sama muncul dalam format layar lebar 19”. Namun seri W1941S sudah mengalami perbaikan, dengan resolusi mencapai 1366 x 768 pixel yang berarti siap mendukung format HD. Monitor ini pun sangat irit listrik karena hanya mengkonsumsi listik sebesar 21 watt saat bekerja. Kebutuhan daya produk ini bisa dikatakan hanya ¼ dari monitor CRT 19” sehingga lebih ekonomis.

Flatron W1941S diposisikan sebagai monitor LCD entry level untuk kelas 19” sehingga tampilan fisiknya berkesan minimalis untuk menghemat biaya. Namun demikian, LG tetap menawarkan tombol kontrol yang tidak hanya mudah diakses namun juga menarik (dengan menu yang informatif). Selain menyertakan 5 pilihan displai, W1941S juga menambahkan tombol cepat untuk mengubah tampilan dari format wide 16:10 ke rasio normal 4:3. Tombol cepat ini sesuai untuk pengguna yang tidak suka dengan tampilan layar “gepeng”.

Read more

LG Electronics (LG) meluncurkan monitor terbarunya, W53 SMART Monitor Series, yang berbasis “SMART technologies”. Teknologi ini mampu memanjakan mata penggunanya. Pasalnya, fitur terbarunya mampu secara otomatis menyesuaikan cahaya ruangan sehingga mata tidak cepat lelah.

Seperti dikutip detikINET dari Techpowerup, Selasa (7/4/2009) fitur terbaru yang menghadirkan kenyamanan bagi mata tersebut adalah Auto Brightness, dan Cinema Mode.

Kehadiran fitur Auto Brightness memungkinkan monitor pintar tersebut secara otomatis mengatur optimalisasi brightness setting, sesuai kondisi cahaya ruangan. Teknologi ini juga mampu mereduksi radiasi monitor yang sering membuat mata cepat lelah. Alhasil mata seolah dimanjakan oleh monitor.

Fitur unik lainnya adalah Cinema Mode, yang menghilangkan “gangguan” saat menyaksikan video online. Saat kita menonton sebuah streaming video, secara otomatis monitor akan membuat setting preview menjadi gelap, kecuali di bagian video yang sedang ditonton. Sehingga seakan-akan kita sedang menyaksikan layar sinema.

Read more

10/10
WhatsApp chat
Buka Chat
Chat via Whatsapp