Tiga Alasan Indosat Bundling Galaxy Tab

VIVAnews – Samsung Galaxy Tab akan resmi ‘mendarat’ di Indonesia mulai hari ini, Selasa 19 Oktober 2010. PT Indosat Tbk akan mengukuhkan sebagai mitra operator pertama yang membundel tablet PC asal Korea Selatan itu.

Mengapa Indosat lebih cenderung mengadopsi Galaxy Tab ketimbang Apple iPad atau BlackBerry PlayBook?

“Sementara baru Samsung Galaxy Tab. Nanti, kalau PlayBook sudah keluar juga akan kami pasarkan. Karena potensi pasarnya ada di Indonesia,” kata Teguh Prasetya, Group Head Brand Marketing Indosat saat dikonfirmasi VIVAnews, Senin 18 Oktober 2010.

Dia pun memaparkan alasan mendasar perseroan membundel Samsung Galaxy Tab. “Pertama, karena produk itu berbasis Google Android. Aplikasinya banyak dan terus berkembang. Pasarnya pun di Indonesia cukup luas. Giliran kami (operator) yang mendorongnya supaya dikenal banyak orang,” ujar Teguh.

Kedua, Galaxy Tab tak sekadar alat browsing, tetapi juga alat komunikasi. “Tablet PC umumnya hanya berfungsi sebagai alat penyedia informasi. Hanya Galaxy Tab yang bisa dipakai sebagai alat telekomunikasi sejauh ini,” tuturnya.

Jika Galaxy Tab yang besar ditempel ke telinga layaknya ponsel tentu saja akan terlihat aneh. Sebab itu, agar aktivitas telepon-menelepon berjalan lancar, Samsung melengkapi Galaxy Tab dengan speakerphone, jack audio 3,5 mm untuk perangkat handsfree, dan Bluetooth 3.0 untuk headset nirkabel.

Samsung P1000 Galaxy Tab

Alasan ketiga, Samsung Galaxy Tab beroperasi cukup baik di jaringan Indosat. “Mungkin karena perangkatnya sudah benar-benar ready dan memang bagus. Ketika testing di jaringan kami hampir tidak ada masalah,” ucap Teguh.

“Menurut saya, potensi untuk tablet PC di Indonesia cukup besar. Saya yakin Galaxy Tab ini akan cepat diserap pasar. Karena trennya ke arah sana.” (art)

• VIVAnews

Profil BSC Rental Komputer | Service BSC Rental Komputer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *